Berbagai episode kehidupan yang terlalu berharga untuk hanya dikenang, Betapa skenario Allah tak pernah cacat di tiap fase pendewasaan diri,
Ahlan wa sahlan
Jumat, 10 Agustus 2012
# Galau mau pulang ????? (Edisi Mudik Part 1)
yuk tengok adab sebelum melakukan "safar" atau perjalanan jauh
1. Shalat istikharoh
Eits, jangan dikira sholat istikharoh hanya dilakukan dikala bingung memilih *****.he…, sebelum mudik dianjurkan melakukan shalat istikharah terlebih dahulu untuk memohon petunjuk kepada Allah mengenai waktu, kendaraan yang digunakan, teman perjalanan dan arah jalan.
Dari Jabir bin ‘Abdillah, beliau berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kepada kami shalat istikhoroh dalam setiap perkara sebagaimana beliau mengajarkan kepada kami Al Qur’an.”
2. Perbanyak taubat
jika sudah bulat melakukan perjalanan, maka perbanyaklah taubat yaitu meminta ampunan pada Allah dari segala macam maksiat, mintalah maaf kepada orang lain atas tindak kezholiman yang pernah dilakukan, dan minta dihalalkan jika ada muamalah yang salah dengan sahabat atau lainnya.
3. Menyelesaikan urusanya terlebih dahulu
Yang masih punya hutang, silahkan dilunasi, yang masih punya janji silahkan dipenuhi, atau mengkomunikasikan kepada yang bersangkutan jika belum mampu menyelesaikan
4. meminta restu dan ridho orang tua atau keluarga, tempat berbakti dan berbuat baik.
yang ini jangan lupa yha, jangan maen nongol aja depan rumah, hehe
5. Jangan sendirian
melakukan safar atau perjalanan bersama tiga orang atau lebih. Sebagaimana hadits,
الرَّاكِبُ شَيْطَانٌ وَالرَّاكِبَانِ شَيْطَانَانِ وَالثَّلاَثَةُ رَكْبٌ
“Satu pengendara (musafir) adalah syaithan, dua pengendara (musafir) adalah dua syaithan, dan tiga pengendara (musafir) itu baru disebut rombongan musafir.”
6. Mengangkat ketua geng
mengangkat pemimpin dalam rombongan safar yang mempunyai akhlaq yang baik, akrab, dan punya sifat tidak egois. Juga mencari teman-teman yang baik dalam perjalanan. Adapun perintah untuk mengangkat pemimpin ketika safar adalah,
إِذَا كَانَ ثَلاَثَةٌ فِى سَفَرٍ فَلْيُؤَمِّرُوا أَحَدَهُمْ
“Jika ada tiga orang keluar untuk bersafar, maka hendaklah mereka mengangkat salah di antaranya sebagai ketua rombongan.”
7. Memilih waktu yang tepat
Dianjurkan untuk mulai bepergian pada pagi hari karena waktu pagi adalah waktu yang penuh berkah. Sebagaimana do’a Nabishallallahu ‘alaihi wa sallam pada waktu pagi,
اللَّهُمَّ بَارِكْ لأُمَّتِى فِى بُكُورِهَا
“Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya.”
Atau di awal malam
Perjalanan di waktu malam itu sangatlah baik karena ketika itu jarak bumi seolah-olah didekatkan. Dari Anas bin Malik, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
عَلَيْكُمْ بِالدُّلْجَةِ فَإِنَّ الأَرْضَ تُطْوَى بِاللَّيْلِ
“Hendaklah kalian melakukan perjalanan di malam hari, karena seolah-olah bumi itu terlipat ketika itu.”
8. melakukan shalat dua raka’at ketika hendak pergi
Sebagaimana terdapat hadits dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إذا خرجت من منزلك فصل ركعتين يمنعانك من مخرج السوء وإذا دخلت إلى منزلك فصل ركعتين يمنعانك من مدخل السوء
“Jika engkau keluar dari rumahmu, maka lakukanlah shalat dua raka’at yang dengan ini akan menghalangimu dari kejelekan yang ada di luar rumah. Jika engkau memasuki rumahmu, maka lakukanlah shalat dua raka’at yang akan menghalangimu dari kejelekan yang masuk ke dalam rumah.”
9. berpamitan kepada keluarga dan orang-orang yang ditinggalkan.
Do’a yang biasa diucapkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada orang yang hendak bersafar adalah,
أَسْتَوْدِعُ اللَّهَ دِينَكَ وَأَمَانَتَكَ وَخَوَاتِيمَ عَمَلِكَ
“Aku menitipkan agamamu, amanahmu, dan perbuatan terakhirmu kepada Allah.”
Kemudian hendaklah musafir atau yang bepergian mengatakan kepada orang yang ditinggalkan,
أَسْتَوْدِعُكُمُ اللَّهَ الَّذِى لاَ تَضِيعُ وَدَائِعُهُ
“Aku menitipkan kalian pada Allah yang tidak mungkin menyia-nyiakan titipannya.”
10. ketika keluar dianjurkan membaca do’a:
بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ
“Dengan nama Allah, aku bertawakkal kepada-Nya, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan-Nya"
Oke,,
sekarang siap untuk mudik????
eits,,
gimana dengan bekal untuk perjalanan nanti??
halllowww??
belasan jam loh di jalan???
hemmmmm....
#Bersambung......
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar